Contoh Penulisan Deskripsi Kokurikuler di RDM

Admin
Oleh -
0

Admin - Sejak diberlakukannya implementasi kokurikuler pada madrasah sesuai kebijakan terbaru, guru dan koordinator kokurikuler di berbagai jenjang pendidikan madrasah mulai dihadapkan pada tugas baru, yaitu menyusun deskripsi penilaian kokurikuler pada aplikasi Rapor Digital Madrasah (RDM). Meskipun terlihat sederhana, banyak guru yang masih merasa bingung dalam menentukan kalimat deskripsi yang tepat, sesuai ketentuan, dan relevan dengan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Deskripsi kokurikuler memiliki peran penting karena menjadi bagian dari laporan perkembangan peserta didik yang akan tercetak pada rapor. Oleh karena itu, penyusunannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Deskripsi harus mampu menggambarkan pencapaian peserta didik secara ringkas, jelas, positif, dan mencerminkan keterkaitan antara tujuan pembelajaran, Dimensi Profil Lulusan (DPL), serta Panca Cinta yang menjadi fokus kegiatan kokurikuler.

Apa Itu Deskripsi Kokurikuler?

Deskripsi kokurikuler merupakan narasi singkat yang menjelaskan capaian peserta didik dalam mengikuti kegiatan kokurikuler selama satu semester. Berbeda dengan nilai angka, deskripsi memberikan gambaran lebih utuh mengenai kompetensi, karakter, keterampilan, maupun sikap yang berkembang melalui kegiatan yang telah dilaksanakan.

Dalam sistem RDM, guru tidak hanya menginput nilai, tetapi juga harus menentukan Dimensi Profil Lulusan dan Panca Cinta yang dinilai, kemudian menuliskan deskripsi sesuai hasil pembelajaran yang diperoleh peserta didik.

Prinsip Penulisan Deskripsi Kokurikuler

Agar deskripsi yang ditulis sesuai dengan ketentuan, terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan.

1. Menggambarkan Pencapaian Profil Lulusan

Deskripsi harus menunjukkan perkembangan peserta didik pada dimensi yang dipilih, seperti Penalaran Kritis, Komunikasi, Kolaborasi, Kemandirian, Kreativitas, Kesehatan, Kewargaan, maupun Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Menggambarkan Hasil Belajar Secara Ringkas

Kalimat yang digunakan tidak perlu panjang. Fokuslah pada kemampuan utama yang telah dicapai peserta didik selama mengikuti kegiatan kokurikuler.

3. Menggunakan Bahasa Positif dan Edukatif

Hindari penggunaan kalimat yang bernada negatif. Jika peserta didik masih memerlukan peningkatan pada aspek tertentu, gunakan kalimat yang mendorong perkembangan dan perbaikan.

4. Selaras dengan Tujuan Pembelajaran

Deskripsi harus berasal dari tujuan pembelajaran dan aspek yang dinilai dalam perencanaan kokurikuler. Dengan demikian, laporan yang disampaikan benar-benar mencerminkan proses pembelajaran yang telah berlangsung.

Hubungan DPL, Panca Cinta, dan Deskripsi Kokurikuler

Dalam penyusunan kokurikuler, guru perlu menentukan minimal satu Dimensi Profil Lulusan dan satu Panca Cinta yang menjadi fokus penguatan karakter peserta didik.

Dimensi Profil Lulusan meliputi:

  • Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
  • Kewargaan
  • Penalaran Kritis
  • Kreativitas
  • Kolaborasi
  • Kemandirian
  • Kesehatan
  • Komunikasi

Sedangkan Panca Cinta meliputi:

  • Cinta Allah Swt. dan Rasul-Nya
  • Cinta Ilmu
  • Cinta Lingkungan
  • Cinta Diri dan Sesama Manusia
  • Cinta Tanah Air

Deskripsi yang ditulis harus mencerminkan ketercapaian dimensi dan nilai Panca Cinta yang dipilih tersebut.

Contoh Penulisan Deskripsi Kokurikuler Berdasarkan Tema

Tema Peduli Lingkungan

Dimensi:

  • Penalaran Kritis
  • Komunikasi

Panca Cinta:

  • Cinta Lingkungan

Contoh Deskripsi:

"Peserta didik menunjukkan kemampuan yang baik dalam menganalisis interaksi antar komponen ekosistem, mampu menyampaikan gagasan solusi terhadap permasalahan lingkungan, serta menunjukkan kepedulian dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar."

Tema Hidup Sehat dengan Rutin Berolahraga

Dimensi:

  • Penalaran Kritis
  • Kesehatan

Panca Cinta:

  • Cinta Diri dan Sesama Manusia

Contoh Deskripsi:

"Peserta didik memahami pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan tubuh, membiasakan diri berolahraga secara teratur, serta menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan diri sebagai bentuk rasa syukur dan cinta terhadap diri sendiri."

Tema Lingkungan Bersih, Hidup Lebih Sehat

Dimensi:

  • Penalaran Kritis
  • Kolaborasi

Panca Cinta:

  • Cinta Lingkungan

Contoh Deskripsi:

"Peserta didik mampu mengidentifikasi permasalahan kebersihan lingkungan, bekerja sama dengan kelompok dalam menyusun solusi, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan menjaga kebersihan lingkungan sekolah."

Tema Mengatur Waktuku, Aku Bertanggung Jawab

Dimensi:

  • Komunikasi
  • Kemandirian

Panca Cinta:

  • Cinta Allah Swt. dan Rasul-Nya

Contoh Deskripsi:

"Peserta didik mampu menyusun jadwal kegiatan harian secara mandiri, mengomunikasikan pengelolaan waktu dengan baik, serta membiasakan disiplin dalam menjalankan aktivitas dan ibadah sehari-hari."

Tema Aku di Masa Depan

Dimensi:

  • Kolaborasi
  • Komunikasi

Panca Cinta:

  • Cinta Diri dan Sesama Manusia

Contoh Deskripsi:

"Peserta didik mampu bekerja sama dalam mengeksplorasi berbagai profesi, menyampaikan informasi secara jelas, serta mulai mengenali potensi diri sebagai bekal merencanakan masa depan."

Tips Menyusun Deskripsi Kokurikuler yang Baik

Agar deskripsi lebih mudah dibuat, guru dapat menggunakan pola berikut:

Subjek + Kemampuan yang Dicapai + Bentuk Perilaku Nyata + Nilai Karakter yang Ditunjukkan

Contoh:

"Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitarnya, menyampaikan solusi secara komunikatif, dan menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan."

Dengan pola tersebut, guru dapat menyusun berbagai variasi deskripsi sesuai tema yang dilaksanakan tanpa harus membuat kalimat yang terlalu panjang.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahan yang masih sering ditemukan dalam penulisan deskripsi kokurikuler antara lain:

  • Menulis deskripsi yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  • Menggunakan kalimat yang terlalu umum dan tidak menggambarkan capaian peserta didik.
  • Menulis deskripsi terlalu panjang hingga sulit dipahami.
  • Menggunakan bahasa negatif yang berpotensi menurunkan motivasi peserta didik.
  • Tidak mengaitkan deskripsi dengan DPL dan Panca Cinta yang telah dipilih.

Deskripsi kokurikuler bukan sekadar pelengkap rapor, melainkan bentuk dokumentasi perkembangan karakter dan kompetensi peserta didik selama mengikuti kegiatan kokurikuler di madrasah. Oleh karena itu, guru perlu menyusunnya secara cermat, mengacu pada tujuan pembelajaran, Dimensi Profil Lulusan, dan nilai-nilai Panca Cinta yang menjadi fokus kegiatan.

Dengan memahami prinsip-prinsip penulisan serta menggunakan contoh-contoh yang relevan, guru dapat menyusun deskripsi kokurikuler yang informatif, positif, dan mampu menggambarkan perkembangan peserta didik secara lebih bermakna. Selain membantu proses pelaporan di RDM, deskripsi yang baik juga dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif antara madrasah, peserta didik, dan orang tua dalam mendukung penguatan karakter serta kompetensi generasi masa depan.

Semoga bermanfaat.

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)