BOJONGPICUNG, CIANJUR (19 Juni 2026) – Madrasah Tsanawiyah (MTss) Muslimin Bojongpicung secara resmi melaksanakan agenda silaturahmi sekaligus berupa Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah. Perhelatan yang menjadi momentum transformasi kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa bakti Bapak Deden Hasanudin, S.Pd. dan dimulainya periode baru di bawah kepemimpinan Bapak Denden Rahmatullah, S.HI.
Acara sertijab yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dihadiri oleh seluruh elemen pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengedepankan aspek formalitas dan nilai-nilai luhur kependidikan, sebagai bentuk akuntabilitas publik sebuah institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dan Yayasan Muslimin.
Empat Dasawarsa Pengabdian: Rekam Jejak Deden Hasanudin
Momentum Sertijab tahun 2026 ini bukan sekadar pergantian posisi administratif, melainkan sebuah penghormatan atas pengabdian panjang Bapak Deden Hasanudin, S.Pd. Beliau tercatat telah mulai berkhidmat di MTss Muslimin Bojongpicung sejak tahun 1985. Selama 41 tahun masa pengabdiannya, beliau telah melewati berbagai dinamika perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, mulai dari transisi kurikulum hingga perubahan regulasi tata kelola madrasah.
Khususnya sejak dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah pada tahun 2011, Bapak Deden Hasanudin telah memimpin selama 15 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, MTss Muslimin Bojongpicung mengalami berbagai kemajuan yang signifikan. Kepemimpinan beliau menitikberatkan pada penguatan mutu kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah Bojongpicung. Stabilitas institusi yang terjaga selama belasan tahun di bawah kepemimpinannya menjadi fondasi kuat bagi pemimpin selanjutnya untuk melakukan akselerasi prestasi.
Prosesi Sertijab: Simbolisme Estafet Kepemimpinan
Prosesi sertijab dilaksanakan di sebuah paviliun terbuka yang tertata rapi, memberikan kesan keterbukaan dan transparansi dalam manajerial madrasah. Seluruh jajaran guru dan staf tampil dengan seragam formal yang mencerminkan kewibawaan korps pendidik MTss Muslimin Bojongpicung. Para tenaga pendidik perempuan mengenakan seragam biru tua yang seragam, sementara jajaran guru laki-laki mengenakan batik dan pakaian resmi lainnya, menunjukkan kesiapan seluruh tim dalam mendukung transisi ini.
Salah satu momen inti dalam kegiatan ini adalah prosesi penyerahan amanah secara simbolis yang diwarnai dengan suasana kekeluargaan yang mendalam. Dokumentasi menunjukkan momen saat Bapak Deden Hasanudin memberikan pelukan penghormatan dan restu kepada Bapak Denden Rahmatullah. Gestur tersebut melambangkan penyerahan seluruh tanggung jawab operasional dan visi madrasah kepada nakhoda yang baru. Pelukan ini disaksikan oleh seluruh staf sebagai tanda dukungan bulat terhadap estafet kepemimpinan ini.
Profil dan Harapan untuk Bapak Denden Rahmatullah, S.HI.
Selaku Kepala Madrasah yang baru, Bapak Denden Rahmatullah, S.HI. kini mengemban tanggung jawab strategis untuk menjaga dan meningkatkan capaian prestasi yang telah dirintis pimpinan sebelumnya. Berbekal pengalaman manajerial yang matang sebagai Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, beliau dipercaya mampu mensinergikan tata kelola madrasah yang profesional dengan penguatan program pembinaan karakter serta pengembangan potensi peserta didik secara lebih inovatif.
Kehadiran beliau di tahun 2026 ini dipandang sebagai angin segar bagi pengembangan MTss Muslimin Bojongpicung. Fokus kepemimpinan ke depan diharapkan akan menyentuh aspek digitalisasi pendidikan, penguatan karakter siswa, serta peningkatan daya saing madrasah di tingkat kabupaten maupun provinsi, bahkan ke tingkat nasional. Bapak Denden Rahmatullah berkomitmen untuk meneruskan ruh jihad pendidikan yang telah ditanamkan oleh Bapak Deden Hasanudin sejak puluhan tahun silam.
Solidaritas Internal dan Keberlanjutan Institusi
Kekuatan MTss Muslimin Bojongpicung terletak pada kekompakan jajarannya. Dalam sesi dokumentasi bersama, terlihat jelas raut optimisme dari seluruh dewan guru dan karyawan. Kebersamaan yang ditunjukkan dalam berbagai pose foto bersama di bawah naungan atap paviliun yang asri mencerminkan bahwa madrasah ini memiliki modal sosial yang kuat berupa kepercayaan antar personal.
Transisi kepemimpinan dari Bapak Deden Hasanudin ke Bapak Denden Rahmatullah ini diharapkan tidak menimbulkan riak negatif, melainkan justru mempererat tali persaudaraan antar staf. Kepemimpinan kolektif-kolegial yang selama ini diterapkan menjadi kunci utama keberhasilan transisi ini. Seluruh jajaran staf memberikan dukungan penuh melalui pose-pose yang penuh semangat dan optimisme, menunjukkan bahwa mereka siap bekerja sama di bawah arahan pimpinan yang baru.
Tantangan Madrasah di Tahun 2026
Memasuki tahun ajaran 2026, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks. Madrasah dituntut untuk tidak hanya mampu mencetak lulusan yang religius, tetapi juga cakap dalam teknologi dan literasi global. MTss Muslimin Bojongpicung di bawah kepemimpinan Bapak Denden Rahmatullah memiliki target strategis untuk memodernisasi sarana prasarana tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah yang telah dibangun sejak 1985.
Visi besar madrasah untuk menjadi pusat keunggulan (center of excellence) di wilayah Bojongpicung menjadi agenda utama. Peningkatan kapasitas guru melalui berbagai pelatihan berkelanjutan serta sinkronisasi kurikulum madrasah dengan kebutuhan zaman menjadi poin-poin yang akan segera diakselerasi. Dukungan dari masyarakat dan yayasan tetap menjadi variabel penting dalam kesuksesan visi tersebut.
Penutup: Doa dan Harapan
Acara Sertijab ini ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan kedua tokoh utama. Keluarga besar MTss Muslimin Bojongpicung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Deden Hasanudin, S.Pd. atas jasa dan dedikasinya yang luar biasa selama 41 tahun pengabdian. Pengorbanan dan pemikiran beliau telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah besar madrasah ini.
Di saat yang sama, selamat bertugas diucapkan kepada Bapak Denden Rahmatullah, S.HI. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, membawa MTss Muslimin Bojongpicung menuju era keemasan yang lebih gemilang. Dokumentasi kegiatan yang menunjukkan seluruh jajaran guru berdiri tegak di paviliun madrasah menjadi simbol bahwa seluruh tim siap melangkah bersama pemimpin baru demi masa depan generasi muslim yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya acara ini, MTss Muslimin Bojongpicung secara resmi memulai babak baru dalam sejarah kepemimpinannya, tetap setia pada garis perjuangan pendidikan Islam yang telah diletakkan sejak puluhan tahun silam.



.jpeg)

Posting Komentar
0Komentar